Penjelasan sumbu filosofis yogyakarta
APA SAJA SUMBU FILOSOFIS YOGYAKARTA?
APA ITU GUNUNG MERAPI:Gunung Merapi (bahasa Jawa: ꦒꦸꦤꦸꦁꦩꦼꦫꦥꦶ, translit. Gunung Měrapi; ketinggian puncak 2.930 mdpl, per 2010) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.
TUGU PAL PUTIH YOGYAKARTA:Tugu Golong Gilig adalah nama awal dari Tugu Pal Putih Yogyakarta, yang didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755. Tugu ini memiliki makna filosofis yang mendalam, melambangkan persatuan antara raja dan rakyat (Manunggaling Kawula Gusti) dan berada di garis imajiner yang menghubungkan Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta, dan Pantai Selatan. Bentuk awalnya yang silinder (gilig) dengan puncak bola (golong) mengalami perubahan setelah runtuh akibat gempa pada tahun 1867 dan dibangun kembali dengan bentuk yang berbeda oleh Belanda.
KERATON YOGYAKARTA:Keraton Yogyakarta adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan merupakan pusat kebudayaan Jawa yang didirikan pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I setelah Perjanjian Giyanti. Keraton ini adalah simbol sejarah, budaya, dan pemerintahan, serta kini menjadi destinasi wisata populer yang terbuka untuk umum, kecuali area yang bersifat privat.
PANGGUNG KRAPYAK: Panggung Krapyak adalah bangunan bersejarah di Yogyakarta yang dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1760 untuk tempat berburu dan mengamati hewan. Bangunan dua lantai ini memiliki makna filosofis sebagai bagian dari sumbu imajiner Yogyakarta, yaitu garis yang menghubungkan Laut Selatan, Panggung Krapyak, Keraton Yogyakarta, Tugu, dan Gunung Merapi, serta memiliki lambang kesuburan hidup manusia.
PANTAI PARANGKUSUMO:Pantai Parangkusumo adalah pantai di Bantul, Yogyakarta, yang dikenal karena nilai sejarah, mistis, dan keindahan alamnya, termasuk menjadi lokasi bersejarah pertemuan antara Panembahan Senopati dan Ratu Laut Selatan. Pantai ini dianggap sebagai gerbang menuju Keraton Laut Selatan, tempat berlangsungnya ritual sakral seperti upacara labuhan, serta tempat ziarah populer, terutama pada malam-malam tertentu. Selain nilai mistisnya, pantai ini juga menawarkan pemandangan alam yang indah, gumuk pasir barchan unik, dan menjadi lokasi favorit untuk paralayang di landasan Watugupit.



Komentar
Posting Komentar